Ramalan Penaklukan Mekah Yang Tepat di Dalam Al-Quran

>> Friday, January 1, 2010


Satu lagi aspek keajaiban Al-Qur'an ialah bahawa ianya mendedahkan lebih awal lagi beberapa peristiwa penting yang berlaku di masa hadapan. Ayat 27 surah al-Fath, sebagai contoh menyampaikan khabar gembira bahawa mereka akan menakluk Mekah yang mana ketika itu di bawah penguasaan masyarakat jahiliyyah.



"Sesungguhnya Allah akan membuktikan kepada rasulnya tentang kebenaran mimpinya dengan sebenarnya (iaitu ) bahawa sesungguhnya kamu pasti akan memasuki Masjidil Haram, Insya Allah dalam keadaan aman, mencukur rambut dan kepada dan mengguntingnya, sedang kamu ketahui dan Dia memberikan sebelum itu kemenangan yang hampir (Penaklukan Khaibar). (Surah Al-Fath, 27)



Dalam pertimbangan yang lebih teliti, ayat ini seolah-olah mengumumkan satu lagi kemenangan yang akan terjadi sebelum kemenangan Mekah. Sebenarnya, seperti yang dinyatakan di dalam ayat, orang mukmin akan mula menakluk perkampungan Khaibar, yang mana ketika itu di bawah jajahan Yahudi dan kemudian memasuki Mekah.



Pemberitaan mengenai peristiwa ini yang akan terjadi di masa hadapan hanyalah sebahagian dari kebijaksaan di dalam Al-Qur'an. Dan ini juga adalah bukti bahawa Al-Qur'an adalah kalam Tuhan, Maha Mengetahui. Sebenarnya, ini adalah wahyu yang diturunkan kepada umat manusia dari Tuhan yang Maha Mengetahui.

Read more...

Sinar Islam di Perancis



Bancian yang dilakukan sebuah akhbar di Perancis akhir tahun 2006 mengatakan, bahawa jumlah pemeluk baru agama Islam dari warga asal negara Perancis mencapai enam puluh ribu (60 000) orang.



Mereka masuk Islam kerana dorongan cinta dan takjub terhadap agama ini, atau karena pergulatan panjang dan kajian mendalam tentang ajaran agama ini. Majoriti dari mereka pemuda kota yang berpendidikan dan modern.



Bancian ini juga menegaskan bahawa warga asal Perancis yang masuk Islam berasal dari kelas sosial yang beragam. Mereka berasal dari kelompok pemikiran, mazhab dan agama yang berbeza. Ada yang sebelumnya Sekular, Buddha, Katolik dan lainnya. Sebagaimana bancian ini menambahkan, bahawa peranan menonjol yang dimainkan oleh komuniti muslim dan organisasi dakwah di tengah masyarakat Perancis.



Kelompok dari ketenteraan juga banyak yang masuk Islam, lebih dari 3% pemeluk Islam di Perancis adalah seorang tentara.



Sebagaimana daerah “Aisun” sebuah wilayah di Perancis bagian selatan merupakan jumlah terbesar warga yang masuk Islam. Sekitar seribu atau dua ribu (1000 – 2000) orang di wilayah ini masuk Islam. Mereka masuk Islam lima puluh tahun yang lalu, ketika etnik Maghribi masuk ke Perancis. Antara dua sampai tiga (2-3) orang masuk Islam setiap pekannya.



Dari jumlah penduduk yang masuk Islam itu, kelompok pemuda menduduki jumlah teratas, laki-laki mencapai 83%, sedangkan wanitanya hanya 17% saja.



Faktor yang menjadikan warga Perancis masuk Islam adalah, perkahwinan, iaitu perkahwinan warga muslim dengan non muslim. Umat Islam dikenal sangat toleran, memiliki akhlak yang baik, taat beragama, solat lima waktu, tidak minum arak dan tidak melakukan perkara-perkara jahat.



Radio “Suara Perancis” memainkan peranan yang sangat penting di dalam proses masuknya warga Perancis kepada Islam. Pengarah bahagian Acara radio ini, Sami Abdus Salam mengatakan, siaran radio ini sasarannya untuk komuniti muslim yang berada di masyarakat Perancis, berupa nasehat, arahan, dsikusi, dialog seputar permasalahan sosial dan keagamaan, selama lapan belas (18) jam secara live.



Dari hasil siaran itu, banyak dari kalangan pemuda muslim, sekitar 99% tidak mahu makan daging babi. Selain itu, bertambahnya orang yang masuk Islam setiap hari dari warga asli Perancis, kerana mereka melihat keadilan Islam yang disiarkan melalui radio.



Jumlah populasi umat Islam di Perancis lebih dari enam (6) juta orang, 10% dari jumlah penduduk Perancis. Mereka mempunyai jumlah suara dalam pemilihan undi sebanyak 1,8 Juta suara. Mereka berasal dari lima puluh tiga (53) negara yang berbeza, dan dua puluh satu (21) bahasa yang berbeza. Keturunan Al Jazair termasuk yang paling dominan.



Sebuah kajian memprediksikan bahwa jumlah umat Islam akan semakin bertambah tiga kali lipat sampai tahun 2020, sekitar dua puluh (20) juta warga muslim, disebabkan populasi mereka yang cepat dan besar, banyak pendatang muslim dan juga banyak warga asli yang masuk Islam.



Kerana itu kita melihat –masih kata bancian itu-, kaum muslimin di sana akan sangat berperan signifikan, tidak bisa diremehkan dan tidak mungkin diabaikan, lebih khusus mereka mewakili 17% dari pekerja di bidang ketenteraan Perancis.

Read more...

Gerhana Bulan Pada Tahun Baru Masihi


Tahun baru Masihi 2010 baru saja menjelang, beberapa jam lalu. Seperti biasanya, setiap orang di hampir semua pelusuk khayal dalam perayaannya yang berlangsung hingga awal pagi. Bukan hanya orang tua dan dewasa saja, bahkan anak-anak kecil pun banyak yang diperbolehkan orang tuanya untuk berjaga malam, demi ikut meniupkan trompet tahun baru.



Pada saat yang bersamaan, malam tahun baru Masehi 2010 diterangi sebuah peristiwa kebesaran Allah swt, iaitu gerhana bulan. Cahaya bulan yang terang benderang memupus semua mendung yang datang sepanjang hari kelmarin, dan hujan yang bahkan turun hampir selepas Isya.



Tentu, selalu ada senario dari Allah swt terhadap semua peristiwa di dunia, apalagi ketika berbarengannnya gerhana bulan dan perayaan tahun baru Masehi. Gerhana bulan memang terjadi Jumat (1/1/2010) sekitar pukul 00.15 dan mencapai puncaknya pada pukul 02.22. Peristiwa ini akan menyebabkan air laut pasang di beberapa wilayah, seperti Jakarta. Akibatnya, apabila malam itu turun hujan lebat, banjir akan terjadi.



Orang-orang yang merayakan malam tahun baru tentu merasa diterangi dan “dimeriahkan.” Mungkin, semua hal yang dekat dengan kemaksiatan terjadi pada malam tahun Baru. Sementara Rasulullah saw bersabda dalam salah satu hadisnya: “Sesungguhnya matahari dan bulan itu merupakan dua (tanda) dari tanda-tanda kekuasaan Allah. Keduanya tidak mengalami gerhana karena kematian seseorang dan tidak juga karena kehidupan seseorang. Oleh karena itu, jika kalian melihat hal tersebut maka hendaklah kalian berdo’a kepada Allah, bertakbir, shalat dan bersedekah”. Setelah itu, beliau bersabda : “Wahai umat Muhammad, demi Allah, tidak ada seorang yang lebih cemburu dari Allah jika hambaNya, laki-laki atau perempuan berzina. Wahai umat Muhammad, seandainya kalian mengetahui apa yang aku ketahui, niscaya kalian akan sedikit tertawa dan banyak menangis.” [Diriwayatkan oleh Asy-Syaikhani].



Takbir memang menggema di beberapa masjid menandakan adanya ada sebagian orang yang terjaga untuk mengagungkan kebesaran Allah swt. Namun tetap saja, jumlahnya sangat sedikit—teramat sedikit—dibandingkan mereka yang “bergembira” pada perayaan malam tahun baru. Mungkin dengan menurunkan gerhana bulan pada malam tahun baru, Allah swt berkehendak memberi kita pilihan, hanyut dalam perayaan yang mengkhayalkan, atau memilih untuk menyebut nama Allah swt?



Sementara hari baru di tahun baru 2010 telah bermula, nasib orang Islam tetap saja sama dengan tahun sebelumnya: miskin, tertinggal, dan jauh dari Allah swt.

Read more...

Sejarah Sambutan Tahun Baru Masihi

>> Wednesday, December 30, 2009


Dalam beberapa hari ke depan, tahun 2009 akan segera berganti, dan tahun 2010 akan menjelang. Ini tahun baru Masehi, tentu saja, kerana tahun baru Hijriyah telah terjadi satu minggu yang lalu. Bagi kita orang Islam, ada apa dengan tahun baru Masehi?



Sejarah Tahun Baru Masehi



Tahun Baru pertama kali dirayakan pada tanggal 1 Januari 45 SM. Tidak lama setelah Julius Caesar dinobatkan sebagai kaisar Roma, dia memutuskan untuk mengganti penanggalan tradisional Romawi yang telah diciptakan sejak abad ketujuh SM. Dalam menyusun kalendar baru ini, Julius Caesar dibantu oleh Sosigenes, seorang ahli astronomi dari Iskandariyah, yang menyarankan agar penanggalan baru itu dibuat dengan mengikuti revolusi matahari, sebagaimana yang dilakukan orang-orang Mesir.



Satu tahun dalam penanggalan baru itu dihitung sebanyak 365 seperempat hari dan Caesar menambahkan 67 hari pada tahun 45 SM sehingga tahun 46 SM dimulai pada 1 Januari. Caesar juga memerintahkan agar setiap empat tahun, satu hari ditambahkan kepada bulan Februari, yang secara teori dapat menghindari penyimpangan dalam kalendar baru ini. Tidak lama sebelum Caesar terbunuh di tahun 44 SM, dia mengubah nama bulan Quintilis dengan namanya, iaitu Julius atau Juli. Kemudian, nama bulan Sextilis diganti dengan nama pengganti Julius Caesar, Kaisar Augustus, menjadi bulan Agustus.





Perayaan Tahun Baru



Saat ini, tahun baru 1 Januari telah dijadikan sebagai salah satu hari suci umat Kristian. Namun kenyataannya, tahun baru sudah lama menjadi tradisi sekular yang menjadikannya sebagai hari libur umum nasional untuk semua warga Dunia.



Pada mulanya perayaan ini dirayakan baik oleh orang Yahudi yang dihitung sejak bulan baru pada akhir September. Selanjutnya menurut kalender Julianus, tahun Romawi dimulai pada tanggal 1 Januari. Paus Gregorius XIII mengubahnya menjadi 1 Januari pada tahun 1582 dan hingga kini seluruh dunia merayakannya pada tanggal tersebut.



Perayaan Tahun Baru Zaman Dulu



Seperti kita ketahu, tradisi perayaan tahun baru di beberapa negara terkait dengan ritual keagamaan atau kepercayaan mereka—yang tentu saja sangat bertentangan dengan Islam. Contohnya di Brazil. Pada tengah malam setiap tanggal 1 Januari, orang-orang Brazil berbondong-bondong menuju pantai dengan pakaian putih bersih. Mereka menaburkan bunga di laut, mengubur mangga, pepaya dan semangka di pasir pantai sebagai tanda penghormatan terhadap sang dewa Lemanja—Dewa laut yang terkenal dalam legenda negara Brazil.



Seperti halnya di Brazil, orang Romawi kuno pun saling memberikan hadiah potongan dahan pohon suci untuk merayakan pergantian tahun. Belakangan, mereka saling memberikan kacang atau koin lapis emas dengan gambar Janus, dewa pintu dan semua permulaan. Menurut sejarah, bulan Januari diambil dari nama dewa bermuka dua ini (satu muka menghadap ke depan dan yang satu lagi menghadap ke belakang).





Sedangkan menurut kepercayaan orang Jerman, jika mereka makan sisa hidangan pesta perayaan New Year's Eve di tanggal 1 Januari, mereka percaya tidak akan kekurangan makanan selama setahun penuh. Bagi orang Kristian yang majoriti menghuni belahan benua Eropah, tahun baru masehi dikaitkan dengan kelahiran Jesus Kristus atau Isa al-Masih, sehingga agama Kristian sering disebut agama Masehi. Masa sebelum Jesus lahir pun disebut tahun Sebelum Masehi (SM) dan sesudah Jesus lahir disebut tahun Masehi.



Pada tanggal 1 Januari orang-orang Amerika mengunjungi sanak-saudara dan teman-teman atau nonton televisi: Parade Bunga Tournament of Roses sebelum lomba futbol Amerika Rose Bowl dilangsungkan di Kalifornia; atau Orange Bowl di Florida; Cotton Bowl di Texas; atau Sugar Bowl di Lousiana. Di Amerika Syarikat, kebanyakan perayaan dilakukan malam sebelum tahun baru, pada tanggal 31 Disember, di mana orang-orang pergi ke pesta atau menonton program televisyen dari Times Square di jantung kota New York, di mana banyak orang berkumpul. Pada saat loceng tengah malam berbunyi, sirene dibunyikan, kembang api diledakkan dan orang-orang meneriakkan "Selamat Tahun Baru" dan menyanyikan Auld Lang Syne.Di negara-negara lain, termasuk Malaysia? Sama saja!





Bagi kita, orang Islam, merayakan tahun baru Masehi, tentu saja akan semakin ikut andil dalam menghapus jejak-jejak sejarah Islam yang hebat. Sementara beberapa minggu yang lalu, kita semua sudah melewati tahun baru Muharram, dengan sepi tanpa gemuruh apapun.

Read more...
Related Posts with Thumbnails

  © Blogger templates Shiny by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP