Kenapa Harus Sujud dan Menghadap Kiblat?

>> Wednesday, May 5, 2010

Dan salah satu ajaran yg ditinggalkan & dihina oleh ummat christian itu ialah MENGHADAP KIBLAT & SUJUD.

Umat Non-Islam, sering kali menghina Islam dengan mengatakan Islam menyembah batu Hitam di Ka’bah. Mereka sering memfitnah muslim menyembah kotak Hitam Ka’bah itu sendiri dengan alasan umat Islam selalu menghadap Ka’bah dalam melaksanakan Shalat 5 waktu, Shalat Sunnat. Umat Islam pun dilarang buang air kecil maupun besar dengan mengahadap Ka’bah.

Padahal, justru mereka umat Non-Islam itu sendiri lah yang mengingkari Kitabnya yang ada ditangan mereka sendiri karena perintah menghadap Kiblat ini telah diperintahkan pula pada Nabi-Nabi sebelum Rasullullah Muhammad SAW baik dalam Perjanjian Lama maupun perjanjian baru.

Bahkan setiap Nabi memiliki Kiblat & tugu batu untuk melakukan Thawaf atau mengelilingi batu tersebut, hanya mereka umat non-Islam saja yang tidak pernah membaca Kitab mereka sehingga secara tidak sadar mereka malah menghina Kitab yang ada ditangan mereka sendiri.

Mengapa mereka tidak pernah membaca kitab mereka? Setidaknya ada 2 alasan:

1. Bagi umat Katolik, membaca Kitabnya merupakan hal yang tabu karena membaca Alkitab harus dibimbing oleh Pastur & dihindari membaca Alkitab secara sendiri.

2. Mereka telah merasa aman dan tidak perlu membaca alkitab secara keseluruhan karena doktrin gereja yang menjamin mereka masuk surga asal bermodal percaya & mengakui saja.


Dalam Alkitab mereka sendiri, jelas tertulis bahwa Shalat itu harus menghadap kiblat, ini ayatnya:

Mazmur 5:8 Tetapi aku, berkat kasih setia-Mu yang besar, aku akan masuk ke dalam rumah-Mu, sujud menyembah KE ARAH BAIT-Mu yang kudus dengan takut akan Engkau.

Mazmur 138:2 Aku hendak sujud KE ARAH BAIT-Mu yang kudus dan memuji nama-Mu, oleh karena kasih-Mu dan oleh karena setia-Mu; sebab Kaubuat nama-Mu dan janji-Mu melebihi segala sesuatu.

Yehezkiel 44:4. Lalu dibawanya aku melalui pintu gerbang utara ke depan Bait Suci; aku melihat, sungguh, rumah TUHAN penuh kemuliaan TUHAN, maka aku sujud menyembah.

Daniel 6:10 Demi didengar Daniel, bahwa surat perintah itu telah dibuat, pergilah ia ke rumahnya. Dalam kamar atasnya ada tingkap-tingkap yang terbuka KE ARAH YERUSALEM; TIGA KALI SEHARI ia berlutut, BERDOA SERTA MEMUJI ALLAHNYA, seperti yang biasa dilakukannya.

Jelas disitu tertulis bahwa:

1. Beribadah itu dengan Sujud, muka ke tanah, mengapa umat Non Islam tidak pernah sujud?

2. Beribadah itu dengan menhadap ke Kiblat, mengapa umat Non Islam tidak pernah menghadap Kiblat?

3. Disamping sujud maka ada pula berlutut, duduk diantara dua sujud, mengapa umat Non Islam tidak berlutut?

4. Setidaknya dilaksanakan tiga kali sehari, mengapa umat Non Islam tidak setiap hari? Malah hanya satu kali per minggu?

5. Setelah Shalat (Pray=berdoa) lalu dilanjutkan dengan memuji Allah (berdzikir), Umat mana yang melaksanakan ke lima hal ini? Umat Islam!


Setiap umat memiliki kiblatnya masing-masing, setiap umat memiliki arah masing-masing kemana dia menghadap. Hal ini sesuai dengan apa yang dikatakan Al-Qur’an:

QS.2: 148. Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah kebaikan. Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

QS.2: 142. Orang-orang yang kurang akalnya diantara manusia akan berkata: "Apakah yang memalingkan mereka dari kiblatnya yang dahulu mereka telah berkiblat kepadanya?" Katakanlah: "Kepunyaan Allah-lah timur dan barat; Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya ke jalan yang lurus."

Dalam Alkitab christian pun jelas tertulis bahwa nabi-nabi terdahulu pun memiliki bait Allah masing masing… banyak sekali ayatnya… lebih dari 100 ayat dan termasuk perjanjian baru pada masa Nabi Isa sekalipun…

Dan Yesus pun tidak pernah menghapus Taurat meski satu titik kecil sekalipun, artinya Hukum Taurat & kitab-kitab para Nabi terdahulu masih tetap berlaku:

Matius 5:17. "Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.
5:18 Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.
5:19 Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga.

Lukas 16:17 Lebih mudah langit dan bumi lenyap dari pada satu titik dari hukum Taurat batal.

Lalu mengapa mereka malah menghina Sujud menghadap Bait Allah? Mengapa mereka menghina Shalat & mengatakan nunggang nungging?

Padahal Yesus pun Shalat dengan bersujud muka ke tanah dan Yesus pun berlutut serta merebahkan diri ke tanah persis bagaimana Muslim melaksanakan Shalat dengan Sujud, berlutut, merebahkan diri ke tanah:

Matius 26:39 Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki."

Markus 14:35 Ia maju sedikit, merebahkan diri ke tanah dan berdoa supaya, sekiranya mungkin, saat itu lalu dari pada-Nya.

Dari dua ayat diatas maka dapat disimpulkan:

1. Yesus sujud kepada Allah, sebagaimana orang Islam sujud. Tidak ada tatacara ibadah dengan sujud muka ke tanah kecuali umat Islam. Kenapa umat non Islam menghina Sujud dengan mengatakan nungging?

Padahal Yesus pun sujud! Bibir mereka memuji Yesus, tapi hatinya jauh dari Yesus:

Matius 15:8 Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku. 15:9 Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia."

2. Yesus menyembah pada Allah, berdoa kepada Allah. Setiap yang berdoa pada Allah berarti bukan Allah & bukan Tuhan, sebagaimana saudara berdoa pada Allah, berarti saudara bukan Allah. Hanya umat Islam-lah yang murni berdoa HANYA pada Allah langsung tanpa melalui perantara Yesus, tanpa perantara Malaikat, tanpa perantara Bunda Maria, tanpa perantara Rasul atau Santo.

Matius 4:10 Maka berkatalah Yesus kepadanya: "Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan HANYA KEPADA DIA SAJALAH engkau berbakti!"

3. Yesus maju sedikit dari ke dua muridnya sebelum sujud, artinya Yesus menjadi Imam shalat bagi ke tiga muridnya. Hal semacam ini pun hanya dilaksanakan oleh umat Islam, dimana imam maju sedikit, 1 shaft didepan para makmum lainnya. Adakah umat agama lain yang melaksanakan hal demikian?

4. Yesus tidak meminta sesuai kehendak dirinya, tapi sesuai kehendak Allah, artinya Yesus berserah diri pada Allah, berserah diri pada Allah ini artinya Muslim. Banyak sekali ayat dalam alkitab dimana Yesus berserah diri kepada Allah. Kata “Muslim” dalam bahasa arab pun berarti berserah diri pada Allah.

Dalam alkitab christian pun jelas menulis bahwa:

Nabi Ibrahim bersujud:
Kejadian 17:3 Lalu sujudlah Abram, dan Allah berfirman kepadanya.....

Nabi Lot bersujud:
Kejadian 19:1 Kedua malaikat itu tiba di Sodom pada waktu petang. Lot sedang duduk di pintu gerbang Sodom dan ketika melihat mereka, bangunlah ia menyongsong mereka, lalu sujud dengan mukanya sampai ke tanah,

Nabi Ezra bersujud:
Ezra 10:1 Sementara Ezra berdoa dan mengaku dosa, sambil menangis dengan bersujud di depan rumah Allah, berhimpunlah kepadanya jemaah orang Israel yang sangat besar jumlahnya, laki-laki, perempuan dan anak-anak. Orang-orang itu menangis keras-keras.

Nabi Yosua bersujud:
Yosua 5:14 Lalu sujudlah Yosua dengan mukanya ke tanah, menyembah dan berkata kepadanya: ”Apakah yang akan dikatakan tuanku kepada hambanya ini?

Nabi Daud bersujud:
Mazmur 95:6 Masuklah, marilah kita sujud menyembah, berlutut di hadapan Tuhan yang menjadikan kita

Nabi Musa bersujud
Keluaran 34:8 Segeralah Musa berlutut ke tanah, lalu sujud menyembah

Nabi Harun bersujud
Bilangan 20:6 Maka pergilah Musa dan Harun dari umat itu ke pintu Kemah Pertemuan, lalu sujud. Kemudian tampaklah kemuliaan TUHAN kepada mereka.

Nabi Ibrahim bersujud, Nabi Daniel bersujud, Nabi Musa bersujud, Nabi Harun bersujud, Nabi Daud bersujud, Nabi Sulaiman bersujud, Nabi Yosua bersujud, Nabi Yehezkiel & para Nabi lain pun bersujud, bahkan Yesus pun bersujud!!!

Lalu mengapa orang christian menghina muslim bersujud dengan hinaan nunggang nungging? Mengapa mereka sendiri tidak pernah sujud? Apa mereka tidak ingin mengikuti jalan para Nabi terdahulu & Nabi Isa sendiri dengan bersujud muka ke tanah? Mengapa mereka menginkari sujud yang dicontohkan para Nabi terdahulu?

Terlebih lagi, Nabi-nabi terdahulu selalu mendirikan tugu yang kemudian akan didekatnya akan didirikan Rumah Allah / Bait Allah / Betel / Baitullah.

Kejadian 31:13 Akulah Allah yang di BETEL itu, di mana engkau mengurapi TUGU, dan di mana engkau bernazar kepada-Ku; maka sekarang, bersiaplah engkau, pergilah dari negeri ini dan pulanglah ke negeri sanak saudaramu."

Kejadian 28:18 Keesokan harinya pagi-pagi Yakub mengambil BATU yang dipakainya sebagai alas kepala dan mendirikan itu MENJADI TUGU dan menuang minyak ke atasnya.

Kejadian 28:22 Dan BATU YANG KUDIRIKAN SEBAGAI TUGU ini akan menjadi rumah Allah. Dari segala sesuatu yang Engkau berikan kepadaku akan selalu kupersembahkan sepersepuluh kepada-Mu."

Kejadian 31:45 Kemudian Yakub mengambil SEBUAH BATU DAN DIDIRIKANNYA MENJADI TUGU.

Kejadian 31:51 Selanjutnya kata Laban kepada Yakub: "Inilah TIMBUNAN BATU, DAN INILAH TUGU yang kudirikan antara aku dan engkau--

Kejadian 31:52 TIMBUNAN BATU DAN TUGU inilah menjadi kesaksian, bahwa aku tidak akan melewati timbunan batu ini mendapatkan engkau, dan bahwa engkaupun tidak akan melewati timbunan batu dan tugu ini mendapatkan aku, dengan berniat jahat.

Kejadian 35:14 Kemudian Yakub mendirikan tugu di tempat itu, yakni TUGU BATU; ia mempersembahkan korban curahan dan menuangkan minyak di atasnya.

Matius 23:16 Celakalah kamu, hai pemimpin-pemimpin buta, yang berkata: Bersumpah demi Bait Suci, sumpah itu tidak sah; tetapi bersumpah demi emas Bait Suci, sumpah itu mengikat.

Jadi, mengapa mereka menghina ibadah Haji & Thawaf Keliling Ka’bah jika itu semua jelas terdapat dalam kitab mereka sendiri & juga dilakukan serta dicontohkan oleh para nabi terdahulu?

Didalam Islam, menghadap Ka’bah bukanlah merupakan suatu kebaikan, sebagaimana tertulis:

QS.2: 177. Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar; dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa.

Qs.3 Ali Imran:85 Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka SEKALI-KALI TIDAK AKAN DITERIMA daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi

Qs.3 Ali Imran:19 Sesungguhnya agama disisi Allah HANYALAH Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya

Read more...

Kiamat Besar & Kiamat Kecil Datang Tiba-Tiba

>> Tuesday, May 4, 2010


Pesanan editor: Berikutan pelbagai bencana alam yang berlaku akhir-akhir ini membuatkan saya berfikir berkenaan tanda-tanda kiamat yang dikhabarkan oleh Rasululllah saw dan seperti yang termaktub dalam Al-Quran. Apakah kita masih berlengah dan leka dengan dunia? Marilah wahai sahabat, kita selami artikel tulisan Ustaz Zaharuddin ini.

Kiamat besar disebutkan oleh Allah akan datang secara tiba-tiba, tanpa dapat diramal secara tepat oleh manusia. Nabi Muhammad hanya diberikan oleh Allah ilmu berkenaan tanda-tanda hampirnya sahaja. Tiada siapa yang mampu meneka tarikh tepatnya, sama ada tahun atau bulannya.

Sesiapa yang cuba mengira-ngira sama ada berdasarkan jumlah dan ayat al-Quran dan sebagainya, ia sebenarnya sedang melakukan kekarutan dan menyeleweng dari jalan yang benar.

فَهَلْ يَنظُرُونَ إِلَّا السَّاعَةَ أَن تَأْتِيَهُم بَغْتَةً فَقَدْ جَاء أَشْرَاطُهَا فَأَنَّى لَهُمْ إِذَا جَاءتْهُمْ ذِكْرَاهُمْ

Ertinya : Maka tidaklah yang mereka tunggu-tunggu melainkan hari kiamat (iaitu) kedatangannya kepada mereka dengan tiba-tiba, kerana sesungguhnya telah datang tanda-tandanya. Maka apakah faedahnya bagi mereka kesedaran mereka itu apabila hari kiamat sudah datang? ( Surah Muhammad : 18)

Itu perihal kiamat besar, namun disampingnya ada kiamat kecil, iaitu kematian yang sentiasa basah di bibir Rasulullah mengingatkan umat dan sahabatnya. Kiamat kecil ini juga kerap datang secara tiba-tiba, sehingga kata orang ia datang "tanpa seorang itu mampu atau sempat bersedia".

Hakikatnya itu tidak benar, sebenarnya Allah mendatangkan kematian setelah kita semua diberikan masa dan infra secukupnya untuk bersedia. Cuma kita yang terlalu lalai dan terhijab dek kerana kecantikan dan kenikmatan sementara yang wujud di atas dunia ini.

Saya suka berkongsi tiga video melalui entry ini. Satu darinya telah saya kongsikan di facebook saya, namun bagi meluaskan lagi jangkauan kebaikan yang boleh diperolehi dari video ini, saya muatkan ia di web ini. Sebuah video yang saya tonton berkali-kali, dan sebuah video yang mampu mengalirkan air mata.

Video ini memperlihatkan seorang yang dijemput kematian ketika betul-betul sesudah solat. Betapa kita tidak dapat menjangka bila nyawa akan ditarik. Setiap organ yang berfungsi di dalam tubuh kita adalah dengan izin dan kuasa Allah, kita tidak mampu mengawalnya. Kita tidak tahu, bila tiba-tiba ia jammed. Terhentinya ia beberapa minit cukup untuk menamatkan umur kita di atas dunia. Ia bukan seperti enjin kereta yang boleh ditangguh-tangguh untuk memulihkannya.



Kekaguman saya kepada individu ini bertambah apabila keadaan kematian yang begitu baik ( pada hari Jumaat 1 Jan 2010 adalah hari Jumaat dan beliau datang awal ke masjid) di sebarluaskan oleh ramai, malah dengan izin Allah, mampu menyedarkan dan menginsafkan ramai yang menontonnya. Ketika itu, terfikir bahawa kematiannya juga adalah sebuah dakwah yang hebat.

Setiap aliran darah, denyutan jantung, fungsinya hati, usus dan sebagainya, semua dikawal oleh kuasa Allah ta'ala. Bukan hanya apa yang di dalam tubuh malah juga semua yang diluarnya, Lihat video ini bagaimana secara tiba-tiba tiang boleh jatuh dan menimpa pejalan kaki.



Mungkin ada yang terfikir, seorang ahli sukan yang ‘fit' cergas dan sihat, mungkin tidak akan menerima serangan jantung, namun cuba lihat apa yang terjadi kepada pemain bolasepak Hungary ini . Selepas memberikan senyuman kepada pengadil yang memberikannya kad kuning dan terus...


LUPA

Ramai yang terlupa di akhirat sana, nikmat yang maha besar sedang menunggu bagi sesiapa yang bersedia dan sentiasa menambah persediaan dan bekalannya. Nikmat Syurga tidak mampu sama sekali digambar, sebagaimana pereka cipta kereta Ford di awal rekaannya tidak akan mampu sama sekali terbayang kereta Ferrari di zaman ini. Jika diandaikan seorang dari kita tiba-tiba melayang ke masa silam dan cuba menerangkan perihal bentuk dan enjin Ferrari, bentuk dan fungsi i-phone dan i-pad ,tentunya tiada siapa yang berada di zaman itu boleh membayangkannya.

Begitulah kenikmatan akhirat yang disebut oleh Nabi dari Allah ta'ala :

أعددت لعبادي الصالحين ما لا عين رأت ، ولا أذن سمعت ، ولا خَطَرَ على قلب بشر

Ertinya : Aku menyediakan bagi hambaku yang soleh (syurga) yang tiada mata yang telah pernah melihatnya (tidak mampu tergambar), dan tidak pernah didengari (kenikmatannya) oleh telinga dan tidak mampu terlintas (tahap kenikmatannya) oleh hati manusia. ( Riwayat Al-Bukhari & Muslim)

Manakala dalam catatan Imam Ahmad

إنه من يدخل الجنة ينعم ولا يبأس، لا تبلى ثيابه، ولا يفنى شبابه، في الجنة ما لا عين رأت، ولا أذن سمعت، ولا خطر على قلب بشر

Ertinya: Sesungguhnya sesiapa yang memasuki Syurga Allah akan dikurniakan nikmat yang tidak akan jemu, tidak binasa pakaiannya, tidak hilang kepemudaan/pemudiannya, apa yang di dalam Syurga, sesuatu yang mata tidak mampu tergambarnya, dan tidak pernah didengari (kenikmatannya) oleh telinga dan tidak mampu terlintas (tahap kenikmatannya) oleh hati manusia. (Riwayat Ahmad)

Para ulama menghuraikan, perihal Nabi Adam yang pernah mendiami Syurga tidak sama sekali bertembung dengan hadis ini kerana syurga itu sentiasa berubah-ubah nikmatnya dan tidak akan sama sekali membosankan. Luasnya tidak tercapai oleh bayangan aqal manusia. Menurut hadis, individu yang menerima syurga paling terbawah pun besarnya adalah beberapa kali ganda dunia hari ini, apatah lagi yang lainnya. Justeru itu, apa yang dilihat oleh nabi Adam, dengan mudah sekali bagi Allah mengubahkan kepada apa yang dikehendakiNya.

Akhirnya sekali, ingatlah pesan dan teguran Imam Hasan Al-basri:

ما رأيت يقينًا لا شك فيه أشبه من شك لا يقين فيه من الموت

Ertinya : Tidaklah aku melihat satu perkara yang amat pasti (yakin) serta tiada keraguan padanya akan datang tetapi diperlakukan seperti suatu perkara yang tidak pasti hadirnya, (seolah tidak yakin kewujudannya) lebih dari perihal kematian.

Sama-samalah kita berdoa agar sewaktu nyawa kita ditarik kita berada di dalam keadaan yang baik di sisi manusia, amat baik di sisi Allah. Janganlah dimatikan kita sewaktu terlanjur melakukan maksiat.

Read more...

Tony Blair Akui Al-Quran Kitab Progresif

>> Sunday, May 2, 2010


Keajaiban mukjizat Al-Quran tiada siapa yang dapat menyangkalnya. Kitab itu curahan ilmu yang tertinggi dalam dunia keilmuan kerana isiannya bukan ciptaaan mana-mana manusia walau pernah didakwa oleh golongan yang memusuhi Islam dan ajarannya baik di zaman Baginda Rasul SAW hinggalah ke zaman ini. Dakwaan itu begitu sinis dan mengelirukan kerana golongan ini mendakwa bahawa catatan “yang mulia” itu, datangnya dari minda lelaki bernama Muhammad bin Abdullah. Astaghfirullah. Keterlaluan. Binasa bagi mana-mana manusia memikirkan sedemikian. Harus diberi pengertian dan pemahaman agar beroleh jalan kebenaran.



Kalam suci itu yakni Al-Quran adalah KALAAMULLAH (kata-kata Allah), ucapan Yang Maha Tinggi, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Mengetahui dan segala miliknya pada Asma’ul Husna. Tiada gandingan untuk mempersekutukan Dia Yang Maha Kaya. Al-Quran adalah hantaran kasih sayang, curahan cinta dan belas ihsan buat umat akhir zaman yang mahu menjadikan ia sebagai panduan tika menemui kesesatan jalan, pedoman sebagai petunjuk arah kebenaran, penenang diri kala menghadapi keresahan atas ujian dan cobaan, penyuluh bercahaya menyusuri kegelapan dan peneman diri tika keseorangan.



Al-Quran membuktikan keajaiban mukjizatnya dalam menceritakan sejarah lampau para Nabi dan Rasul serta umat terdahulu kepada kita yang hidup berjuta tahun sesudah mereka dengan jelas bagi memberi makna teladan jua sempadan. Al-Quran dengan hebatnya menjelaskan alam ghaib yang tidak pernah didengar oleh telinga, dibayang oleh mata, dihidu oleh hidung dan disentuh oleh rasa.



Ia menceritakan juga berita gembira dan amaran duka kepada para manusia yang mahu memikirkan dengan akalnya tentang dunia yang fana dan akhirat yang kekal abadi, nikmat syurga dan azab neraka, penghidupan di alam barzakh dan perhimpunan yang besar sekelian manusia di padang mahsyar. Subhanallah. Siapakah yang dapat menceritakan semua ini kepada manusia sekeliannya.



Jika mahu disimpulkan perucapan Yang Berhak dan Yang Maha Penguasa itu, tentu tiada batasan had untuk mencari punca jalan kepada penamat cerita dan berita yang hendak disampaikan. semuanya merangkumi semua aspek kehidupan. Sama ada sejarah, sosial, ekonomi, falsafah, perundangan, pengibadatan, geografi, astronomi, biologi, psikologi, pendidikan, pertahanan, kesenian, sistem kehidupan, sisten kekeluargaan, jalan hukum, kasih sayang, balasan baik dan buruk.



Aduuh…terlalu banyak. Terkesan di jiwa yang boleh menimbulkan kesedaran. Mana mungkin manusia boleh memikirkan kehebatan yang sedemikian. Sungguh sempurna jalan cerita dan berita yang dihamparkan sehingga ramai musuh Islam mengakui kehebatan dan ketinggian ilmu yang tersirat di dalam kitab suci Al-Quran tersebut.



Maka pengakuan dari pemimpin Barat Kristian ini membuktikan kehebatan Al-Quran walau di mana-mana ia ditampilkan. Ruang masa dan jarak zaman membuktikan Al-Quran hidup dan dalam pemeliharaan Yang Empunya dirinya.



“Bagi saya, perkara paling luar biasa berkaitan al-Quran ialah betapa progresifnya kitab ini. Saya menulis dengan penuh rendah diri, sebagai seorang penganut agama lain. Sebagai orang luar, al-Quran saya anggap sebagai sebuah kitab yang membawa pembaharuan, cuba mengembalikan Judaisme dan Kristianiti ke asalnya, sebagaimana yang cuba dilakukan oleh para reformis kepada gereja Kristian berabad kemudian. Al-Quran bersifat inklusif. Ia menyanjungi sains serta ilmu pengetahuan, dan membenci perkara karut-marut.”



Ini ialah pandangan Perdana Menteri Britain, Tony Blair yang disiarkan jurnal Foreign Affairs keluaran Januari/Februari lalu dalam artikelnya, A Battle For Global Values. Artikel ini memang baik dibaca mereka yang berminat dalam kajian oksidental kerana memberi gambaran jelas pemikiran seorang pemimpin besar Barat, khusus berkait Muslim dan dunia Islam.

Read more...

15 Anugerah Allah pada Wanita tidak pada Lelaki.


1. Pada suatu ketika di Madinah, Rasulullah s.a.w. keluar mengiringi jenazah. Baginda dapati beberapa orang wanita dalam majlis tersebut. lalu Baginda bertanya, “Adakah kamu menyembahyangkan mayat?” Jawab mereka,”Tidak” Sabda Baginda “Seeloknya kamu sekalian tidak perlu ziarah dan tidak ada pahala bagi kamu. Tetapi tinggallah di rumah dan berkhidmatlah kepada suami nescaya pahalanya sama dengan ibadat kaum orang lelaki.



2. Wanita yang memerah susu binatang dengan ‘Bismillah’ akan didoakan oleh binatang itu dengan doa keberkatan.



3. Wanita yang menguli tepung gandum dengan ‘Bismillah’, Allah akan berkatkan rezekinya.



4. Wanita yang menyapu lantai dengan berzikir akan mendapat pahala seperti meyapu lantai di Baitullah.



5. “Wahai Fatimah, untuk setiap wanita yang mengeluarkan peluh ketika membuat roti, Allah akan membinakan 7 parit di antara dirinya dengan api neraka, jarak di antara parit itu ialah sejauh langit dan bumi.”



6. “Wahai Fatimah, bagi setiap wanita yang memintal benang, Allah akan mencatatkan untuknya perbuatan baik sebanyak utas benang yang dibuat dan memadamkan seratus perbuatan jahat.”



7. “Wahai Fatimah, untuk setiap wanita yang menganyam akan benang dibuatnya, Allah telah menentukan satu tempat khas untuknya di atas tahta di hari akhirat.”



8. “Wahai Fatimah, bagi setiap wanita yang memintal benang dan kemudian dibuat pakaian untuk anak-anaknya maka Allah akan mencatit baginya ganjaran sama seperti orang yang memberi makan kepada 1000 orang lapar dan memberi pakaian kepada 1000 orang yang tidak berpakaian.”



9. “Wahai Fatimah, bagi setiap wanita yang meminyakkan rambut anaknya, menyikatnya, mencuci pakaian mereka dan mencuci akan diri anaknya itu, Allah akan mencatatkan untuknya pekerjaan baik sebanyak helai rambut mereka dan memadamkan sebanyak itu pula pekerjaan jahat dan menjadikan dirinya kelihatan berseri di mata orang-orang yang memerhatikannya.”



10. Sabda Nabi s.a.w. : “Ya Fatimah setiap wanita meminyakkan rambut dan janggut suaminya, memotong misai dan mengerat kukunya, Allah akan memberi minum kepadanya dari sungai-sungai serta diringankan Allah baginya sakaratul maut dan akan didapatinya kuburnya menjadi sebuah taman daripada taman-taman syurga dan dicatatkan Allah baginya kelepasan dari api neraka dan selamatlah ia melintas Titian Shiratul Mustaqim.”



11. Jika suami mengajarkan atau menerangkan kepada isterinya satu masalah agama atau dunia dia akan mendapat pahala 80 tahun ibadat.



12. Wanita yang menyebabkan suaminya keluar dan berjuang ke jalan Allah dan kemudian menjaga adab rumahtangganya akan masuk syurga 500 tahun lebih awal daripada suaminya, akan menjadi ketua 70,000 malaikat dan bidadari dan wanita itu akan dimandikan di dalam syurga dan menunggu kedatangan suaminya dengan menunggang kuda yang dibuat daripada yakut.



13. Semua orang akan dipanggil untuk melihat wajah Allah di akhirat, tetapi Allah akan datang sendiri kepada wanita yang memberati auratnya iaitu memakai purdah di dunia ini dengan istiqamah. Dunia ini adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan ialah wanita (isteri) yang solehah.



14. Salah satu tanda keberkatan wanita itu ialah cepat perkahwinannya, cepat pula kehamilannya dan ringan pula maharnya (mas kahwin).



15. Sebaik-baik wanita ialah wanita (isteri) yang apabila engkau memandang kepadanya ia menggembirakan kamu, jika engkau memerintahnya ia mentaati perintah tersebut dan jika engkau bermusafir dia menjaga harta engkau dan dirinya. Maksud hadis: Dunia yang paling aku sukai ialah wanita solehah.

Read more...
Related Posts with Thumbnails

  © Blogger templates Shiny by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP