Perbandingan Darat dan Laut di Dalam Al-Quran

>> Sunday, April 4, 2010

Sebuah Kitab yg mengaku dari ALLAH
Harus berani dihadapkan dengan segala macam soalan, segala zaman, segala segi, segala sisi, dari sudut manapun & harus sepanjang zaman.

Dari segi Sastra, matematika, astronomi, sains, tata negara, muamalat, ekonomi, Kode-kode angka, jumlah surah, jumlah ayat, jumlah kalimat, jumlah huruf, segala ilmu, segala abad, sejak penciptaan alam semesta, masa lalu, masa kini, masa depan, sehingga masa kiamat & kehidupan setelah kiamat sekalipun

Dan zaman ini ialah zaman ilmu pengetahuan, apakah Qur'an dapat mengikuti perkembangan zaman???

Ilmu pengetahuan modern kini membuktikan bhw air meliputi 71,111% wilayah bumi, dan daratan menutupi 28,8889%.

Dalam Qur'an disebutkan kata "DARAT" sebanyak 13 ayat, dan kata "LAUT" ialah 32 ayat.

Mari kita tengok baik baik:

Darat=13 ayat
Laut=32 ayat
Jumlah= 45 ayat

Percentage DARAT:
= 13/45
=28.888888889%

Percentage LAUT
= 32/45
=71.111111111%

Jadi
Pendapat Qur'an, Darat = 28.889%, Laut=71.111%
Bukti Ilmiah Nyata, Darat=28.889%, Laut=71.111%

Maka mengapa mereka tak juga beriman?
Mengapa mereka masih memfitnah Rasulullah Muhammad SAW yg mengarang Qur'anul Kariim ini??? Apakah mereka tidak memperhatikan?

Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran? Kalau kiranya Al Quran itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya. QS. 4 An-Nisaa':82

Allah menyatakan jika bukti kebenaran Qur'an itu ada pada seluruh alam dan termasuk diri kita sendiri.

Qs. 41 Fushshilat:53. Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al Quran itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu?

Sekarang, mari kita lihat lagi mukjizat lainnya masih soalan angka.

SHALAT, disebutkan 5 x
BULAN, disebutkan 12 x
HARI, disebutkan 365 x
Apakah ini kebetulan?

Bagaimana dengan keseimbangan jumlah kata dibawah ini:

1. Dunia disebutkan 115 kali. Akhirat disebutkan 115 kali.
2. Malaikat 88 kali, syaitan 88 kali.
3. Kehidupan 145 kali, kematian 145 kali.
4. Kebaikan/manfaat 50 kali, jahat 50 kali.
5. Orang2 50 kali, nabi 50 kali.
6. Iblis(raja syaitan) 11 kali, menyelamatkan diri dari iblis 11 kali.
7. Musibah (bencana) 75 kali, syukur 75 kali.
8. Shodaqoh 75 kali, kepuasan 75 kali.
9. Orang2 yg tersesat 17 kali, syuhada 17 kali.
10. Muslimin 41 kali, jihad 41 kali.
11. Emas 8 kali, kehidupan yg mudah 8 kali.
12. Sihir 60 kali, fitnah 60 kali.
13. Zakat 32 kali, barokah 32 kali.
14. Pikiran 39 kali, cahaya 39 kali.
15. Lidah 25 kali, khotbah 25 kali.
16. Harapan 8 kali, ketakutan/kecemasan 8 kali.
17. Berbicara di depan publik 18 kali, pempublikasian 18 kali.
18. Penderitaan 114 kali, kesabaran 114 kali.
19. Muhammad 4 kali, syari'ah (ajaran rasululloh saw) 4 kali.
20. Laki2 24 kali, wanita 24 kali.

Apakah ini kebetulan pulak?
Apakah ini karangan dari Rasullullah Muhammad SAW yg tak dapat menulis & dari zaman 1400 tahun lalu?

Sekarang, mari kita tengok, macam mana Alkitab Christian berbicara soalan LUAS LAUT.

1 Raja 7:26 Tebal "laut" itu setapak tangan dan tepinya serupa tepi piala, seperti bunga bakung yang berkembang. "Laut" itu dapat memuat DUA RIBU bat air.

2 Tawarikh 4:5 Tebal "laut" itu setapak tangan dan tepinya serupa tepi piala, seperti bunga bakung yang berkembang. "Laut" itu dapat memuat TIGA RIBU bat air.

... Mana yg betul? 2000.... atau... 3000?
Jika kesalahan ini terjadi pada buku manusia tak da soal
Tapi kesalahan ini pada Kitab "SUCI", FIRMAN ALLAH, mana boleh???

Mungkinkah ALLAH keliru berfirman?
ALLAH yg salah atau alkitab christian yg tak suci lagi???

Perlu diketahui jika zaman lalu belum mengenal angka, jadi "2000" ditulis "DUA RIBU"

Sekarang mari kita tengok lagi kat alkitab christian, masih soalan ANGKA-ANGKA... sikit sahaja, tak perlu banyak.

Mana yg betul? 1700 atau 7000?

2 Samuel 8:4 Daud menawan dari padanya SERIBU TUJUH RATUS orang pasukan berkuda dan dua puluh ribu orang pasukan berjalan kaki, lalu Daud menyuruh memotong urat keting segala kuda kereta, tetapi dengan meninggalkan seratus ekor kuda kereta.

1 Tawarikh 18:4 Daud merebut dari padanya seribu kereta, TUJUH RIBU orang pasukan berkuda dan dua puluh ribu orang pasukan berjalan kaki, lalu Daud menyuruh memotong urat keting segala kuda kereta, tetapi dengan meninggalkan seratus ekor kuda kereta.

Selisih 5300 orang?
Apakah Tuhan keliru berhitung?

Mana yg betul, 33 atau 34?
Kejadian 46:8 Inilah nama-nama bani Israel yang datang ke Mesir, yakni Yakub beserta keturunannya. Anak sulung Yakub ialah Ruben.
46:9 Anak-anak Ruben ialah Henokh, Palu, Hezron dan Karmi.
46:10 Anak-anak Simeon ialah Yemuel, Yamin, Ohad, Yakhin dan Zohar serta Saul, anak seorang perempuan Kanaan.
46:11 Anak-anak Lewi ialah Gerson, Kehat dan Merari.
46:12 Anak-anak Yehuda ialah Er, Onan, Syela, Peres dan Zerah; tetapi Er dan Onan mati di tanah Kanaan; dan anak-anak Peres ialah Hezron dan Hamul.
46:13 Anak-anak Isakhar ialah Tola, Pua, Ayub dan Simron.
46:14 Anak-anak Zebulon ialah Sered, Elon dan Yahleel.
46:15 Itulah keturunan Lea, yang melahirkan bagi Yakub di Padan-Aram anak-anak lelaki serta Dina juga, anaknya yang perempuan. Jadi seluruhnya, laki-laki dan perempuan, berjumlah TIGA PULUH TIGA jiwa.

Jika kita hitung semua berjumlah 34, tapi mengapa di akhir ayat cuma ditulis 33 orang?

Ada paderi gereja mencoba menjelaskan jika DINA itu anak perempuan & tak masuk hitungan sebagai anak.... tapi jawaban paderi itu tak betul kerana di akhir ayat tertulis SELURUHNYA, LAKI-LAKI & PEREMPUAN!

Mungkinkah ALLAH keliru 1 angka?
Bagaimana jika ada 1 orang yg harusnya masok surga tapi keliru ke neraka?
Ini tidak mungkin, ALLAH tak salah, tapi Alkitab christian lah yg tak suci lagi

Mana yg betul, 29 atau 35 ?

Yosua 15:20. Inilah milik pusaka suku bani Yehuda menurut kaum-kaum mereka.
15:21 Kota-kota suku bani Yehuda yang paling ujung, dekat batas tanah Edom di Tanah Negeb, ialah Kabzeel, Eder, Yagur,
15:22 Kina, Dimona, Adada,
15:23 Kedesh, Hazor, Yitnan,
15:24 Zif, Telem, Bealot,
15:25 Hazor-Hadata, Keriot-Hezron, itulah Hazor;
15:26 Amam, Sema, Molada,
15:27 Hazar-Gada, Hesmon, Bet-Pelet,
15:28 Hazar-Sual, Bersyeba dan segala anak kotanya,
15:29 Baala, Iyim, Ezem,
15:30 Eltolad, Kesil, Horma,
15:31 Ziklag, Madmana, Sansana,
15:32 Lebaot, Silhim, Ain dan Rimon; seluruhnya dua puluh sembilan kota dengan desa-desanya.

Jika kita hitung satu persatu kota-kota diatas, maka jumlahnya ialah 35 kota, tapi mengapa pada akhir ayat ditulis cuma 29 kota sahaja?

Kehilangan 1 meter tanah sahaja kita akan marah sangat, apalagi kehilangan 6 kota?
Apakah ALLAH tak dapat berhitung?
Tak mungkin, Alkitab Christian lah yg tak suci lagi.
Salah satu ayat itu pasti salah.

Ingat, yg dinamakan kitab suci dari ALLAH itu harus betul segala seginya, sampai titik & koma harus mempunyai makna, bahkan jumlah kata, jumlah huruf, jumlah kalimat, jumlah surat harus mempunyai makna. Bukan sekedar tulis sahaja, keliru pulak. bandingkan dengan Qur'an!

Padahal, dalam King James version Tahun 1811 (bukan 1911), ayat ini lagi teruk kerana jumlah kotanya ialah 39, bukan 35! tapi di akhir ayat tetap menulis 29 kota. Ini yg kena diperhatikan, mereka mencoba menutupi kesalahan ini pelan pelan. Mungkin Alkitab Christian tahun 2100 akan menjadi 31 kota... macam ayat BABI ditukar menjadi BABI HUTAN.

Dan mungkin tahun 2200 Jumlah kotanya menjadi 29, lalu mereka para kufar berteriak: "Tak ada kesalahan sesikit apapun dalam alkitab!"

Mari kita lanjutkan kajian ni, Mana yg betul, 14 atau 15?

Yosua 15:33 Di Daerah Bukit: Esytaol, Zora, Asna,
15:34 Zanoah, En-Ganim, Tapuah, Enam,
15:35 Yarmut, Adulam, Sokho, Azeka,
15:36 Saaraim, Aditaim, Gedera dan Gederotaim; empat belas kota dengan desa-desanya.

Ini lagi mudah kerana angkanya cuma 15 sahaja, anak kecil play group pun boleh menghitungnya.

Jika kita hitung jumlah kotanya akan dijumpai 15 kota, tapi mengapa pada akhir ayat tertulis cuma 14 kota sahaja?

Jika anda kehilangan tanah 10 meter sahaja akan marah besar, apalagi ini 1 kota!

Sekarang soalan "Cerita" kenaikan Isa selepas disalib.
Mana yg betul? Selepas 1 hari, selepas 8 hari atau selepas 40 hari???

Dalam Lukas 24:1-51 & Markus 16:9-19 menulis selepas 1 hari
Dalam Yohanes 20:26 menulis selepas 8 hari
Dalam Kisah Rasul 1:2-3 & 9 menulis selepas 40 hari

Mana yg betul? Belum lagi soalan keliru berhitung antara 1 keledai & 2 keledai dalam posting beberapa hari lepas. Mungkinkah ALLAH yg berfirman keliru berhitung sehingga angka 2 sahaja???

Inilah apa yg dikatakan Qur'an tentang kitab "Suci" lain:

QS. 4 An-Nisaa':82 Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran? Kalau kiranya Al Quran itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya.

Ini bermakna kitab lain tidak murni dari ALLAH kerana banyak pertentangan didalamnya.

Qs.2 Baqarah:79. Maka kecelakaan yAng besarlah bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya; "Ini dari Allah", untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang mereka kerjakan.

Kembali ke tajuk percentage Darat & Laut dalam Qur'an...
Meski Rasulullah mempunyai 300 lebih mukjizat seperti Nabi-nabi terdahulu, Tapi Qur'an ialah Mukjizat Rasulullah Muhammad SAW yg terbesar.

Read more...

Mengupas Konspirasi Freemason dalam Filem "Sherlock Holmes"

>> Saturday, April 3, 2010

Anak-anak usia sekolah di negeri kita mungkin sangat akrab dengan komik animasi Jepun (manga) berjudul "Detektif Conan" karya Gosho Aoyama yang menceritakan tentang lika-liku seorang detektif SMU bernama Sinichi Kudo dalam menghadapi organisasi kawanan jubah hitam yang telah meracuninya dengan formula APTX 4869 sehingga tubuhnya mengecil. Demi mencari ubat penawarnya dan untuk mengetahui lebih dalam tentang organisasi tersebut, Sinichi terpaksa merahsiakan identitinya dengan tetap menyamar sebagai anak-anak kecil bernama 'Conan Edogawa'.

Sebenarnya, nama 'Conan' sendiri diambil dari seorang novelis bernama 'Sir Arthur Conan Doyle' yang telah menghasilkan karya novel misteri dengan tokoh utamanya seorang detektif bernama 'Sherlock Holmes'. Kekuatan analisis serta insting tajam yang dimiliki oleh Sherlock Holmes dalam memecahkan setiap misteri, ditambah lagi rasa salut Gosho Aoyama terhadap novelis Conan Doyle inilah yang mendorong Aoyama untuk melahirkan sebuah "reinkarnasi" watak seorang detektif baru bernama Conan Edogawa itu.

Gosho Aoyama mungkin bukan satu-satunya orang yang terinspirasi oleh Sherlock Holmes, bahkan syarikat filem Warner Bros Pictures dan Village Roadshow Pictures turut terilhami untuk berkolaborasi dalam mengangkat cerita Sherlock Holmes tersebut ke layar lebar. Tak disangka, filem yang diarahkan oleh Guy Ritchie ini sangat mengagetkan, karena film yang berdurasi 2 jam 8 minit tersebut sangat kental dengan muatan ritual Illuminati-Kabbalah dan sarat dengan aroma konspirasi global Freemason dalam menciptakan sebuah tatanan dunia baru.

Kabbalah yang secara harfiah bermaksud "tradisi yang diterima" atau "tradisi lisan" mengikut Murat Ozgen-seorang Freemason Turki-dalam bukunya 'Masonluk Nedir ver Nasildir?' (Apa dan Seperti Apa Freemasonry Itu?) Mengatakan; "Kita tidak mengetahui dengan jelas dari mana Kabbalah datang atau bagaimana ia berkembang. Ia adalah nama umum untuk sebuah falsafah yang unik, berbentuk metafisik, esoterik, dan mistik, yang terutama berkaitan dengan agama Yahudi. Ia diterima sebagai ilmu kebatinan Yahudi, tetapi sebahagian elemen yang dikandungnya menunjukkan bahawa ia terbentuk jauh lebih dahulu dari Taurat. "

Oleh kerana itu, jika akar Kabbalah ditelisik kembali, dapat diketahui bahawa Kabbalah merupakan repetisi dari ilmu magis warisan bangsa Mesir kuno semenjak rejim Firaun yang masih menganut budaya pagan. Amalan magis ini kemudian diajarkan secara lisan kepada Bani Israil secara turun-temurun dengan sangat sulit.

Yahudi sendiri sebenarnya "agama sempalan" yang terlahir dari Bani Israil. Sedangkan "Bani Israil" secara harfiah bererti "anak-cucu Nabi Ya'qub". Dalam Al-Quran-tepatnya surat Yusuf-diceritakan bahawa generasi pertama nenek-moyang Bani Israil adalah keduabelas putera Nabi Ya'qub itu sendiri. Di antara putera Nabi Ya'qub adalah; Yusuf, Benyamin dan Yahudza. Konon nama Yahudi-menurut salah satu pendapat-merujuk kepada nama Yahudza ini.

Sebagaimana dikisahkan pula dalam surat tersebut, bahawa Nabi Yusuf meminta kedua-dua orang tuanya berikut sebelas saudaranya untuk berhijrah ke Mesir dan berdomisili di sana. Nabi Yusuf kala itu telah dilantik sebagai bendaharawan kerajaan Mesir dan menjadi sosok paling penting dalam mengatur kewangan kerajaan.

Dari sini dapat diketahui bahawa Firaun (raja Mesir) pada zaman Nabi Yusuf bukanlah Firaun yang zalim. Kedua, bahawa putera-putera Nabi Ya'qub telah meminta maaf kepada bapa mereka dan bertaubat kepada Allah atas makar yang dulu pernah mereka lakukan untuk menyingkirkan Yusuf kecil. Ketiga, mereka juga masih berpegang teguh terhadap millah Ibrahim (Tauhid) dan tidak menyembah berhala. Dan keempat, dari Mesir inilah Bani Israil kemudian tumbuh berkembang dan terus berinteraksi dengan penduduk asli Mesir hingga datangnya masa Nabi Musa yang akan mengurangkan mereka dari kezaliman Rameses-II, iaitu raja Mesir ketiga dari dinasti kesembilanbelas yang merupakan Firaun terkejam dan terkafir sebagaimana yang dikisahkan dalam Al-Quran.

Pada masa Fir'aun (Rameses-II), ilmu sihir merupakan ilmu "andalan" guna memperkokoh eksistensi kuasa kekuasaannya, ia juga memiliki sekumpulan penyihir kelas kakap yang selalu ia mintai pertimbangan dalam menentukan dasar-dasar negara. Salah satu contoh dasar Firaun yang terlahir dari inisiatif para penyihir adalah penyembelihan terhadap bayi lelaki dari keturunan Bani Israil.

Selain itu, Firaun juga 'menuruti' nasihat para penyihirnya untuk mencabar Nabi Musa guna mengadu kekuatan "ilmu ghaib" pada yaum ziinah (salah satu hari raya bangsa Mesir kuno) untuk membuktikan siapa yang lebih hebat diantara mereka.

Firaun selalu mengikuti saran para penyihirnya dalam setiap dasar. Kecuali pada saat penyihir tersebut tak mampu lagi menandingi mukjizat Nabi Musa dan mereka pun lalu beriman kepada Allah, maka pada saat itu Firaun tidak lagi 'patuh' akan petuah para penyihirnya dan tetap menolak ajaran Nabi Musa.

Bahkan Firaun kemudian memalang para penyihirnya yang telah bertaubat itu dan memotong tangan-kaki mereka secara silang. Kejadian tersebut terekam jelas dalam Kitab yang tak mungkin salah, iaitu Al-Quran dalam surat Thaha:

"Lalu tukang-tukang sihir itu tersungkur dengan bersujud, sambil berkata:" Kami telah percaya kepada Tuhan Harun dan Musa. "Berkata Firaun:" Adakah kamu telah beriman kepadanya (Musa) sebelum aku memberi izin kepadamu sekalian. Sesungguhnya ia adalah pemimpinmu yang mengajarkan sihir kepadamu sekalian. Maka sesungguhnya aku akan memotong tangan dan kaki kamu dengan bersilang secara bertimbal balik, dan sesungguhnya aku akan menyalib kamu sekalian pada pangkal pohon kurma dan kamu akan mengetahui siapa di antara kita yang lebih pedih dan lebih kekal siksanya. "(QS. Thaha [20] : 70-71)

Para penyihir Fir'aun dengan serta-merta bertaubat dan rela mengorbankan nyawa mereka selepas mengetahui bahawa tongkat Nabi Musa yang berubah menjadi ular bukanlah sihir, mereka juga sedar bahawa ular yang mereka sihir dari tali-tali hanyalah ilusi belaka dan tak nyata seperti Mukjizat Nabi Musa.

Sejatinya, ketika Allah menurunkan sebuah mukjizat, Allah akan memberikan suatu "keajaiban" yang sesuai dengan keadaan umat dimana seorang Rasul diutuskan kepada mereka. Oleh itu Allah selalu memperhatikan aspek "ajaib" apakah yang paling dikagumi oleh umat tersebut. Sebagaimana Allah menurunkan Al-Quran kepada Rasulullah saw. dengan tatanan bahasa Arab yang sangat mengagumkan, hal tersebut dikarenakan bangsa Arab kala itu terkenal sangat jago bersyair dan berlumba-lumba saling show-up 'mempamerkan' kemahiran linguistik mereka baik dari segi Fashahah mahupun Balaghah.

Demikian halnya ketika Allah memberikan Mukjizat "tongkat ular" kepada Nabi Musa, hal itu tidak lain untuk menunjukkan kepada bangsa Mesir kuno terhadap sesuatu yang tidak dapat mereka tandingi dengan sihir yang kala itu sangat hebat dan selalu mereka banggakan.

Ular memang selalu menjadi simbol penting dalam dunia persihiran, ular juga sangat identik dengan iblis yang penuh boleh beracun. Karena itu pula raja-raja Mesir kuno menggunakan simbol ular ini di atas mahkota mereka.

Para penyihir Fir'aun kala itu memang telah bertaubat dan bertauhid sehingga mereka mati syahid kerana disalib oleh Firaun, tapi tidak menutup kemungkinan bahawa ajaran sihir mereka kemudian diadopsi oleh Bani Israil dan terus diamalkan. Bahkan hingga masa pemerintahan Nabi Sulaiman pun Bani Israil masih mempraktikkan ilmu hitam ini.

"Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaitan-syaitan (kitab sihir) pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahawa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), Hanya syaitan-syaitan lah yang kafir (mengerjakan sihir ). mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil iaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorangpun sebelum mengatakan: "Sesungguhnya kami Hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir. "(QS. Al-Baqarah [2]: 102).

Dalam ayat di atas turut ditegaskan bahawa sihir telah muncul di era Babylon (Babil). Diketahui juga bahawa Babil merupakan tempat kelahiran Nabi Ibrahim di mana umatnya adalah para penganut paganisme. Bahkan Azar, ayah Nabi Ibrahim sendiri adalah seorang pembuat berhala. Paganisme dan ilmu sihir dari Babylon dan Mesir inilah yang kemudian mengilhami tarekat Kabbalah dalam aliran kebatinan mereka.

Kembali lagi ke Sherlock Holmes, dalam filem ini diceritakan bagaimana kisah seorang detektif bernama Holmes yang selalu didampingi rakannya DR. John Watson dalam mengungkap misteri pembunuhan berantai yang dilakukan oleh Lord Henry Blackwood salah seorang penyihir ulung yang merupakan anak 'haram' dari Sir Thomas Rodrum ketua persaudaraan rahsia kuil empat aliran.

Blackwood menjadi buron kerana mempraktikkan Black Magic dengan disertai pembunuhan terhadap 5 gadis dan cuba untuk membunuh gadis yang keenam namun dapat dipatahkan oleh Holmes dan kawan-kawan. Blackwood pun kemudian dijatuhi hukuman gantung dan dihukum. Namun dengan sihirnya ia dapat "bangkit" kembali dari kubur dan melakukan pembunuhan terhadap beberapa orang serta mengambil alih kepimpinan kuil empat aliran yang ia jadikan kenderaan untuk menguasai parlimen Inggeris.

Dibanding film-film konspirasi lain, mungkin filem ini undian lebih berani dan terkesan vulgar. Pasalnya, adegan yang dimainkan di dalamnya secara terang-terangan mepertontonkan ritual Kabbalah yang selama ini sangat esoterik dan rahsia. Mereka bahkan berani menunjukkan seperti apa tempat "ibadah" mereka saat melakukan ritual sihir dan melakukan Sambungan terhadap iblis.

Baru masuk ke dalam intro saja, filem ini sudah mempertontonkan ritual "Mind Control" yang merupakan amalan sihir dengan mengendalikan fikiran manusia dan disertai dengan penyeksaan hingga pembunuhan. Ritual ini biasanya dilakukan oleh Kaum Kabbalis dalam sebuah loji tertutup. Selain disertai dengan penyeksaan, terkadang ritual ini juga "diselingi" dengan persetubuhan. Dalam filem ini pula diceritakan bahawa Blackwood merupakan anak haram dari Thomas Rodrum yang dihasilkan dari persetubuhannya dengan seorang wanita saat ia melakukan sebuah ritual.

Kabbalah sejatinya merupakan ajaran yang belakangan hari yang dipertimbangkan oleh beberapa aliran sempalan dari agama Yahudi dan Nasrani seperti Illuminati dan Templar. Order Illuminati yang ditubuhkan oleh Adam Weishaupt misalkan, telah menjadikan ajaran Kabbalah ini sebagai sebuah 'akidah' dan menolak dogma-dogma kuasa gereja katolik ketika itu. Illuminati yang bermaksud "tercerahkan" atau "penerangan" merupakan aliran yang lahir dari 'pemberontakan' terhadap semua konsep agama-agama yang telah mapan.

Adam Weishaupt sendiri yang keturunan Yahudi dan dahulunya seorang pendeta Jesuit memutuskan untuk keluar dari lingkungan gereja lalu menimbulkan penyelewengan 'akidah' dengan melahirkan doktrin-doktrin baru yang berasaskan kosmopolitan dan universalitas. Untuk menyebarkan doktrin ini, Weishaupt kemudian membetuk rangkaian konspirasi yang dikenali dengan Luciferian Conspiracy serta Synagogue / church of Satan (Gereja Syaitan).

Dalam filem ini, simbol-simbol Illuminati dipertontonkan dengan sangat jelas dan begitu norak. Seperti simbol Bintang (pentagram) terbalik yang merefleksikan kepala Baphomet iaitu seekor kambing yang mereka sembah dan sangat dikultuskan. Baphomet sendiri telah menjadi simbol utama bagi para pengikut gereja setan sedari dulu.

Dalam ceritanya ini, dikisahkan tentang 'jamaah' kuil empat aliran yang memiliki sebuah "kitab mantra" berupa kitab sihir dengan tulisan Ibrani yang penuh dengan amalan mistik. Sama halnya dengan Bani Israil yang telah lama melakukan penyelewengan terhadap Taurat dan menggantikannya dengan Talmud yang jauh dari ajaran Tauhid Samawi. Hal tersebut disebabkan kerana etnik Bani Israil yang lama dipengaruhi oleh kesan paganisme Mesir jauh hari sebelum diturunkannya Taurat.

Oleh kerana itu, setelah lama berinteraksi dengan pribumi yang masih menganut budaya pagan, akhirnya Bani Israil tercemar dengan teologi tempatan dan lambat-laun meninggalkan millah Ibrahim. Segolongan dari mereka kemudian terpengaruh untuk beribadat sesuatu yang "nyata" dan hanya mahu menyembah kepada zat yang dapat ditangkap oleh panca indera sahaja. Maka tak ayal ketika dibebaskan Nabi Musa dari rejim Firaun mereka lalu meminta Nabi Musa untuk membuatkan sebuah "tuhan" sebagaimana "tuhan" yang disembah oleh kaum yang mereka temui dalam sebuah perjalanan.

"Dan kami bawakan Bani Israil ke seberang lautan itu, maka setelah mereka sampai kepada suatu kaum yang tetap menyembah berhala mereka, Bani lsrail berkata:" Wahai Musa. buatlah untuk kami suatu tuhan (berhala) sebagaimana mereka mempunyai beberapa tuhan (berhala) "Nabi Musa menjawab:" Sesungguhnya kamu ini adalah kaum yang tidak mengetahui (sifat-sifat Tuhan). "(QS. Al-A'raf [7]: 138 ).

Hawa nafsu yang dimiliki Bani Israil untuk menyembah berhala sudah tak terbendung lagi, ketika Nabi Musa meninggalkan mereka guna memenuhi panggilan Allah untuk menerima wahyu di bukit Sinai selama 40 malam, akhirnya di bawah pimpinan Samiri mereka mengumpulkan perhiasan emas untuk dilebur dan dijadikan sebuah patung lembu yang nantinya akan mereka sembah. Padahal ketika itu Nabi Harun masih bersama mereka namun tetap saja tidak dihiraukan.

Lembu memang suatu simbol yang sangat penting dalam ritual kaum pagan, dalam filem Sherlock Holmes ini, pimpinan rahsia kuil empat aliran, Sir Thomas Rodrum, juga menggunakan cincin emas yang berukirkan kepala lembu. Hingga akhirnya cincin itu dirampas oleh Lord Blackwood saat ia membunuh Sir Thomas guna mengambil alih kuasa aliran tersebut secara paksa.

Satu lagi simbol paling penting bagi kaum pagan Firaun yang hingga kini masih berdiri tegak di kawasan Gyza-Mesir, iaitu Pyramid dan Sphinx. Pyramid adalah bangunan yang sengaja direka untuk menyimpan mumia raja-raja Mesir, sedangkan Sphinx yang merupakan perwakilan dari makhluk berbadan singa dan berkepala manusia berada tepat di depan Pyramid seolah pintu gerbang yang menjaga Pyramid itu sendiri.

Dalam filem ini, simbol Pyramid muncul berkali-kali; seperti souvenir yang terletak di meja pejabat Sir Thomas dan ruang peribadatannya yang memang "berkiblat" kepada simbol Pyramid mana Pyramid tersebut juga "dijaga" oleh Sphinx. Bedanya, Sphinx di sini terdiri daripada empat unsur; iaitu berkaki singa, berekor lembu, bersayap elang, dan berkepala manusia.

Jika diamati, hujung Pyramid tersebut terdapat Siratan cahaya yang serupa dengan Pyramid pada logo wang satu dollar AS. Tiada lain itu adalah simbol all-seeing eye atau eye of providence. Iaitu satu mata yang penglihatannya merangkumi segalanya.

Satu mata disinyalir sebagai sebuah simbol Lucifer yang sebahagian lain mengartikannya dengan "antikristus." Dalam Islam, antikristus bermaksud dajjal, kerana Rasulullah saw. sendiri telah memberitahu bahawa salah satu ciri fizikal yang paling menonjol dari dajjal adalah matanya yang buta pertama (A'war) dan di jidatnya terdapat tulisan ka-fa-ra.

Bagi penyembah syaitan, dajjal merupakan "gembong" yang paling super power. Betapa tidak? Kerana dajjal-dengan istidraj-telah mengaku sebagai tuhan dan dapat membunuh mahupun menghidupkan sebuah kaum, ia juga dapat memberikan "Syurga" dan "neraka" kepada sesiapa sahaja yang dikehendakinya. Lantaran itu pula, dajjal merupakan fitnah (ujian) paling berat bagi umat manusia selama bumi ini diciptakan, Rasulullah selalu mewanti-wanti umatnya agar dapat mengelakkan dari fitnah dajjal ini, tiada orang yang dapat lolos dari tipuan dajjal kecuali seorang mukmin sejati. Itulah sebabnya ia dinamakan dajjal, kerana secara bahasa "dajjal" bermaksud pembohong atau penipu.

Ajaran setan yang diyakini oleh Adam Wishaupt ini kemudian diajarkan kepada para Illuminatus, ia beranggapan bahawa syaitan bukanlah makhluk yang hina, melainkan kekuatan yang melambangkan kejujuran, keberanian, dan kebebasan. Paham satanisme ini merupakan bentuk evolusi kemanusiaan, lambang kebebasan manusia, dan merangkumi rangkaian denyut kehidupan dunia secara global. Oleh kerana itu, selepas Illuminati melakukan infiltrasi kedalam tubuh Freemasonry, pengaruhnya kian melebar ke kawasan Eropah dan Amerika, ditambah lagi sokongan kewangan dari Dinasti Rothschild (keluarga bankir yahudi) yang menjadikan gerakan Illuminaty-Freemason ini kian tak terbendung.

Lagi-lagi kembali ke film Sherlock Holmes. Dalam kisahnya itu, Sherlock Holmes selepas berfikir keras akhirnya berjaya menyelesaikan misteri pembunuhan berantai yang dilakukan oleh Lord Blackwood. Holmes juga memaparkan bahawa Sphinx disini diyakini sebagai pintu gerbang menuju sebuah dimensi lain, iaitu dimensi penuh kekuatan tak terkira. Ia menyedari bahawa Blackwood dalam pembunuhannya itu menggunakan sistem ritual mistik yang telah lama diamalkan oleh kuil rahsia empat aliran semenjak berabad-abad silam.

Holmes juga mengatakan bahawa aliran ini merupakan sebuah kumpulan persaudaraan (fraternity) rahsia yang sedari dulu telah mengendalikan kerajaan-kerajaan kuno serta mengadopsi kepercayaan Dinasti Firaun. Aliran ini memiliki sebuah perkumpulan sangat eksklusif di mana para anggotanya memakai baju serba hitam dengan lambang bintang terbalik (Baphomet) di dadanya.

Mirip dengan tokoh antagonis dalam siri Detektif Conan di mana ahli organisasinya berpakaian serba hitam dan memiliki nama samaran yang diambil dari variasi minuman keras seperti Vodka, Gin dan Vermouth.

Namun filem yang dibintangi oleh Robert Downey Jr. dan Jude Law ini tidak hanya berhenti degan mempertunjukkan simbol-simbol Freemason seperti Pyramid, Sphinx, Sun-God, Baphomet berikut ritualnya sahaja. Filem ini bahkan "mencabar" umat manusia dengan mengutarakan misi mereka secara gamblang, iaitu mengambil alih kuasa dunia dan menciptakan sebuah tatanan dunia baru (New World Order).

Bagi penonton filem yang cuman "sekedar" menonton, mungkin senario filem yang mengisahkan tentang seorang penjahat yang ingin menguasai dunia terkesan sesuatu yang wajar dan biasa-biasa saja. Tapi bagi pemerhati teori konspirasi, filem ini tentu bukan sahaja tentang seorang penjahat yang akan dikalahkan seorang jagoan. Filem ini sudah kelewat eksplisit dalam menjajakan teori globalis mereka. Simbol-simbol yang digunakan, momentum yang dilakukan, kepercayaan yang dianuti, serta slogan-slogan konspirasi yang sangat "telanjang" itu tidak menunjukkan kepada hal lain kecuali kepada sebuah konklusi bahawa filem ini adalah filem Freemasonry-Illuminaty, dan filem ini merupakan filem globalis- konspiratif.

Bagaimana tidak? Lord Blackwood dalam adegannya dengan terang-terangan menyatakan ambisinya untuk merombak dunia dan menciptakan sebuah tata dunia baru dengan slogan-slogan Freemason seperti "We will remake the world" atau "A new order begins now ..."

Jika dirujuk, ternyata doktrin ini juga terdapat dalam wang satu dollar AS dan termaktub secara jelas dengan slogan berbahasa latin "Novus Ordo SECLORUM" yang bermaksud "New World Order." Ini adalah misi kaum globalis untuk menjadikan dunia ini di bawah kawalan mereka. Menjadikan dunia ini sebagai sebuah "great empire" dengan satu pimpinan (E Pluribus Unun) yang tanpa batasan negara, budaya mahupun agama. Semuanya serba global dan plural.

Jika ditelaah, kenapa slogan-slogan Freemason tersebut dapat "merembet" ke dalam pecahan satu dolar Amerika? Hal tersebut tidak lain kerana wang 1 dolar AS ini sebenarnya dirumuskan dan disahkan oleh sebuah pasukan khas yang terdiri daripada Benyamin Franklin, Thomas Jefferson, John Adam dan Pierre du Simitiere yang semuanya adalah ahli Freemason tingkat ke-33.

Mereka adalah pengikut Adam Weishaupt yang telah terdoktrin oleh dogma-dogma Illuminatinya sehingga tak heran jika mereka memasukkan logo-logo Kabbalis-Illuminatis berikut buku karya Adam Weishaupt yang berjudul "Novus Ordo SECLORUM" sebagai slogan utama dalam pecahan satu dolar tersebut. Itu artinya, bahawa infiltrasi Freemason ke dalam kerajaan Amerika sudah lama bercokol kuat dan menjadi motor penggerak negara adikuasa tersebut.

Lebih jauh dari itu, di dasar simbol Pyramida tersebut tertuliskan "MDCCLXXVI" yang bermaksud tahun "1776" iaitu tahun di mana Adam Weishaupt menyelesaikan penulisan buku tersebut tepatnya pada tarikh 1 Mei 1776. Dalam buku yang disusun selama lima tahun oleh Weishaupt itu, ia menggagaskan di dalamnya tentang konsep, doktrin dan teori sebuah kerajaan global. Bahkan jika diteliti satu-persatu simbol yang terdapat dalam wang satu dollar AS akan dijumpai tentang mesej rahsia yang sangat mengagetkan, seperti logo burung phoenix yang membawa anak panah dan daun berjumlah 13, bintang yang berjumlah 13 dan membentuk titik-titik heksagram (bintang David), slogan "Annuit Ceoptis" (limpahan kurnia) dan "E Pluribus Unun" (satu kerajaan dunia) yang juga terdiri daripada 13 huruf, dll. yang semuanya mempunyai falsafah konspirasi tersendiri.

Apa yang dikatakan Blackwood dalam filem ini sesungguhnya bukan sekadar rekaan semata-mata, kaum globalis-pluralis saat ini memang telah merancang hal itu secara matang dan teroganisir. Bahwa dunia ini akan dijajah sehingga mereka membongkok ketakutan, perang saudara akan diciptakan sehingga membuat mereka semakin lemah, lalu ketakutan itu akan dijadikan sebagai senjata untuk mengendalikan mereka.

Dalam cerita ini, Blackwood menggunakan kuasa "magisnya" untuk melindungi para pengikutnya yang loyal, ia bahkan tak segan-segan membunuh Standish-salah satu ahli aliran-yang menolak untuk tunduk di bawah kekuasaannya. Selain itu, untuk melancarkan misinya ini ia memanfaatkan kekuatan polis. Ia juga ingin mengambil kawalan parlimen Inggeris sebagai langkah awal untuk mendominasi kawalan dunia.

Dalam dunia nyata, terdapat beberapa langkah konkrit yang diambil oleh kaum globalis dalam rangka mewujudkan cita-cita mereka ini; Pertama dengan mengendalikan sistem kewangan dunia dalam satu beg besar seperti IMF atau Bank Dunia sehingga akan tercipta pergantungan yang sadis terhadap institusi ini yang dengan itu mereka juga mampu membuat kembang-kempis nafas sebuah negara dengan mudah. Bahkan salah satu ucapan Rotschild yang masyhur adalah; "Give me control over a nations economic, and I don't care who writes its laws." (Beri aku kesempatan untuk mengendalikan ekonomi suatu bangsa, dan aku tidak akan pedulikan siapa yang berkuasa).

Kedua, selepas tonggak kewangan dapat dikuasai, maka mereka akan mencipta krisis demi krisis yang akan terus dibina sehingga menjadikan sebuah kekacauan super hebat yang terus berpanjangan. Dari sinilah muncul puncak histeria ketakutan tersebut, dan tentunya, orang yang ketakutan akan mudah dikendalikan layaknya lembu yang dicocok hidungnya. Maka pada titik ini sangat mudah bagi mereka untuk mengeruk kekayaan sebuah negara, sangat gampang bagi mereka untuk interfensi dalam menentukan dasar-dasar politik, ekonomi, dan isu sosial-budaya sebuah negara. Dan tentunya sangat enteng sekali bagi mereka untuk menanamkan paham Sekular, Plural, Liberal dalam lini kehidupan sebuah bangsa.

Ketiga, pembentukan paradigma dan ideologi awam melewati media massa, pers, dan industri hiburan baik muzik mahupun perfileman kepada sebuah central object yang mereka kehendaki. Maka lihat saja ketika mereka membuat kejuruteraan 9 / 11 dan menyebutnya sebagai tindakan "Islam Teroris" tak heran jika seluruh dunia serempak turut menyahutnya dengan "Aaaamiiin ..."

Perhatikan saja bagaimana dunia dibuat seolah "beriman" bahawa kiamat benar-benar akan terjadi pada tahun 2012 hanya gara-gara sebuah filem yang mereka blow-up dengan begitu antusiasnya. Dan saksikan saja bagaimana mereka sangat concern mencipta dunia hiburan penuh kamuflase yang dapat membuat pemuda-pemudi menjadi "generasi sampah" dan terus terlelap dalam mimpi indah mereka. Semua itu mereka lakukan sebagai wujud dari mind control yang merupakan bentuk halus dari sebuah hipnotis massa.

Jangan dilupakan juga bahawa filem Sherlock Holmes ini adalah pengeluaran Warner Bros, dimana Jack Warner-salah satu pengasas Warner Brothers-dan juga Louis B. Mayer (MGM), dan Darryl Zanuck (20th Century Fox) adalah orang-orang Freemason yang mempunyai industri perfileman terbesar di Holywood. Warner Bros juga-lah yang mengangkat siri sihir Harry Potter yang penuh kontroversi itu ke layar lebar.

Selain langkah-langkah di atas, para globalis juga mempunyai planning terkejam berwujud "depopulasi penduduk" yang diaplikasikan dengan mencipta sejumlah perang dunia dan mencipta virus-virus mematikan yang sengaja mereka buat untuk mengurangkan jumlah "manusia kelas rendah" dan menjadikan dunia ini sebagai tempat tinggal bagi "manusia pilihan" saja. Oleh itu tidak menutup kemungkinan jika mereka akan menggulirkan perang dunia ke-III dengan mata konflik perebutan tanah Palestin, Iraq, Afghanistan yang akan mencetuskan clash antara Arab dan Barat. Tidak hairan pula jika variasi virus baru-seperti flu burung dan flu babi-terus bermunculan di negara-negara miskin.

Kaum globalis sebenarnya bukanlah murni penganut Yahudi, mereka jauh lebih sesat daripada Yahudi yang telah sesat itu. Yahudi dan Kristian Ortodoks sebenarnya mempunyai keserupaan teologi, bahawa mereka masih mengakui adanya Tuhan Yang Maha Esa, namun mereka kemudian tersesat ketika mengatakan bahawa 'Uzair (Ezra) dan Nabi Isa (Yesus) adalah anak Tuhan. Mereka juga terkunci hatinya kerana tidak menerima Risalah Muhammad saw. walaupun hal itu telah termaktub jelas di dalam Taurat dan Injil mereka.

Itulah sebabnya mereka dinamakan dengan "Ahlu Kitab", di mana syariat Islam mempunyai beberapa undang-undang khusus berkaitan dengan musyrik ahli kitab ini. Namun sekarang Yahudi dan Nasrani yang kita kenal sungguh berbeza, banyak diantara mereka yang jauh lebih sesat dan keluar dari "akidah" Ahlu Kitab. Mereka tidak lagi menyembah Tuhan Yang Maha Esa, tapi beralih menyembah Lucifer, Baphomet, Sun-God atau bahkan menjadi seorang Atheis yang sama sekali tak bertuhan. Lalu timbullah "tarekat-tarekat" sempalan seperti Freemasonry dan Zionisme yang bahkan orang Yahudi Ortodoks sendiri mengecamnya.

Dari sini kita dituntut untuk proporsional dalam menilai Yahudi sebagai Ahlu Kitab, atau Yahudi sebagai Ahlu Dzimmah atau Yahudi sebagai Kafir Muharib, atau Yahudi sebagai Zionis. Namun apapun itu, yang namanya Yahudi tetap saja Yahudi, mereka adalah musuh bersama-sama umat Islam. Hal inilah yang seharusnya menjadi koreksi utama bahawa musuh utama kita bukanlah sesama muslim yang hanya berbeza mazhab, ormas maupun parti sahaja. Namun common enemy kita sebagai umat Islam adalah jelas, iaitu semua yang memusuhi Islam baik itu Yahudi, Nasrani, Freemason, Illuminati, atau apa sajalah namanya persekutuan itu selama mereka menimbulkan kerosakan di muka bumi dan menjadikan permusuhan terhadap Islam.

Konspirasi globalis memang bukanlah isapan jempol dan ia benar-benar terjadi dalam dunia nyata. Kumpulan organisasi sejenis Bilderberg, Trilateral Commission, Bohemian Club, Round Table Groups dan sebagainya adalah beberapa kelab yang mempunyai misi generik yang sama dalam mewujudkan "Tata Dunia Baru". Namun hal tersebut tak perlu membuat kita menjadi tidak pede dan memandang mereka begitu dahsyat dan sangat "wah!". Lalu ketika ada sesuatu berlaku langsung dituntut sebagai "konspirasi," sedikit-sedikit "Yahudi," ada ini-itu "Freemasonry." Tentu ini adalah sikap permisif yang terkesan minder menghadapi realiti.

Sehebat apapun propaganda mereka sesungguhnya tak lebih dari sebuah makar syaitan yang lemah seperti sarang labah-labah. Bukan salah Yahudi jika kita terjebak dalam maklum mereka, bukan salah syaitan jika manusia terhasut oleh bujukannya. Itu memang sudah menjadi pekerjaan iblis untuk terus menyesatkan, menjerumuskan dan mencelakakan manusia. Bagi kita umat Islam, jihad melawan hawa nafsu adalah lebih berat dan lebih utama berbanding jihad melawan musuh di medan perang. Lalu, bagaimana mungkin kita menaklukkankan pasukan dajjal jika mengalahkan diri sendiri saja belum mampu?.

Musa Yusuf al-Amien
Mahasiswa Program Diploma Universiti Al-Azhar Cairo
YM & FB: yusuf_677@yahoo.com

Read more...

Mengapa Rasul Bersifat Insan?

Antara asas penting dalam keimanan kepada para nabi a.s adalah beritikad atau berkeyakinan penuh bahawa mereka manusia dan bersifat dengan sifat-sifat kemanusiaan atau ciri-ciri keinsanan (tabai’ basyariyyah). tidak bersifat dengan sifat-sifat ketuhanan atau malaikat, atau makhluk super power yang berlainan dari insan yang bersifat manusia.



Banyak pengikut agama cenderung untuk mensifatkan tokoh agama atau pengasas agama mereka dengan ciri-ciri ketuhanan atau malaikat atau super power bagi menggambarkan kehebatan tokoh atau pengasas agama berkenaan. Namun Islam tidak demikian. Nabi Muhammad dan sekelian para nabi disifatkan oleh al-Quran dengan ciri-ciri manusia seperti mana manusia lain, cumanya mereka ditabalkan menjadi rasul atau nabi, diberi wahyu dan kadang-kala diberi pertolongan dengan ayat atau mukjizat dalam keadaan yang getir.



Pun begitu dalam sepanjang sejarah para nabi, ada dalam kalangan mereka yang dibunuh, diseksa, dicederakan, dizalimi dan berbagai-bagai derita yang lain yang selalu menimpa para pejuang. Mereka tidak digambarkan kebal, atau atau boleh terbang, atau sentiasa dapat menghadirkan perkara-perkara pelik sehingga manusia beriman kerana ketakutan kepada mereka. Jika ada pun pertolongan Allah yang disebut ‘ayat’ atau mukjizat, perkara tersebut bukannya selalu dan ia sentiasa pula akan dikaitkan dengan kebesaran Allah, bukan kekuatan diri mereka sendiri.



Iktikad atau keyakinan ini diwajibkan oleh al-Quran dan al-Sunnah untuk seorang muslim tanamkan dalam keimanan mereka. Firman Allah: (maksudnya)


Katakanlah (wahai Muhammad): “Sesungguhnya aku hanyalah seorang manusia seperti kamu, diwahyukan kepadaku bahawa Tuhan kamu hanyalah Tuhan Yang Satu; Oleh itu, sesiapa yang percaya dan berharap akan pertemuan dengan Tuhannya, hendaklah ia mengerjakan amal yang soleh dan janganlah dia mempersekutukan sesiapapun dalam ibadatnya kepada Tuhannya”.(Surah al-Kahf: 110).


Firman Allah lagi: (maksudnya)


Katakanlah (wahai Muhammad): “Aku tidak berkuasa mendatangkan manfaat bagi diriku dan tidak dapat menolak mudarat kecuali apa yang dikehendaki Allah. Jika aku mengetahui perkara-perkara yang ghaib, tentulah aku akan mengumpulkan dengan banyaknya benda-benda yang mendatangkan faedah dan (tentulah) aku tidak ditimpa kesusahan. Aku ini tidak lain hanyalah (Pesuruh Allah) yang memberi amaran (bagi orang-orang yang ingkar) dan membawa berita gembira bagi orang-orang yang beriman”.(Surah al-A’raf: 188).


Juga firmanNya: (maksudnya)


“Dan demi sesungguhnya! Kami telah mengutus rasul-rasul sebelummu, dan Kami jadikan untuk mereka isteri-isteri dan zuriat keturunan. Dan tiadalah sebarang kuasa bagi seseorang Rasul untuk mendatangkan sesuatu mukjizat melainkan dengan izin Allah. Tiap-tiap satu tempoh dan waktu ada baginya ketetapan” (Surah al-Ra’d: 38).


Banyak lagi nas-nas al-Quran yang menegaskan hal ini. Walaupun ciri-ciri keinsanan rasul ini telah menyebabkan sesetengah penentang rasul mengkritik mereka kerana mereka mempunyai sifat dan kehidupan yang sama dengan manusia biasa. Para penentang pula membayangkan para rasul dengan segala keajaiban. Al-Quran merakamkan kritikan mereka.



Firman Allah: (maksudnya)


“Dan mereka berkata: “Kenapa dengan Rasul ini ? dia makan minum dan berjalan di pasar-pasar (seperti manusia yang lain)? Sepatutnya diturunkan malaikat kepadanya, supaya malaikat itu turut memberi peringatan dan amaran bersama-sama dengannya” (Surah al-Furqan: 7).


Namun, Allah membantah cara fikir mereka ini dengan menjawab: Katakanlah (wahai Muhammad):


“Kalau ada di bumi, malaikat yang berjalan serta tinggal mendiaminya, tentulah kami akan turunkan kepada mereka dari langit, malaikat yang menjadi rasul”.(Surah al-Isra’: 95).


Mengapakah al-Quran menekankan ciri ini? Demikian juga mengapakah Rasulullah s.a.w sentiasa menekan asas akidah ini? Sebabnya yang utama, demi memelihara tauhid atau akidah kepada Allah supaya hanya Dia Yang Maha Berkuasa dan layak untuk disembah. Manusia apabila tidak dikawal oleh akidah sebegini akan mengheret mereka memuji dan mengagungkan para rasul melebihi batasan yang sepatutnya.



Lihat apa yang berlaku kepada Nabi Isa bin Maryam a.s Kepercayaan atau pujian yang berlebihan membawa mereka menyangkatnya menjadi anak Tuhan. Demikian sesetengah aliran tarekat kerohanian yang melampaui batas dalam memuji guru atau ‘tok syeikh’. Sikap berlebih-lebihan memuji itu telah membawa mengagungkan guru atau syeikh melebihi tahap nabi, bahkan mensifatkan guru mereka dengan sifat-sifat ketuhanan seperti mengetahui yang ghaib dan seumpamanya.



Bahkan lebih buruk lagi mengheret mereka memohon hajat dan doa dari syeikh mereka sebagai perantaraan dengan Allah, bukan lagi hanya memohon kepada Allah. Sehingga ada yang apabila timbul hajat dalam akan memanggil nama wali itu dan ini. Sehingga nama dan gambaran wali atau syeikh mereka itu lebih mendahului jiwa mereka apabila timbul sesuatu hajat, bukan lagi Allah s.w.t.



Malangnya, ada dalam kalangan mereka yang menjustifikasikan hal itu dan menyatakan itu disuruh oleh Ahlus Sunnah wal Jamaah, bahkan itu sebenarnya ajaran Ahbash dan tarekat-tarekat yang memuja kubur. Jika para wali itu masih hidup pun mereka akan menentang hal ini.



Rasulullah s.a.w sendiri dalam hadis baginda daripada Ibn ‘Abbas:


“Bahawa seorang lelaki berkata kepada Nabi s.a.w: “Apa yang Allah dan engkau kehendaki”. Maka baginda bersabda kepadanya: “Apakah engkau menjadikanku sekutu Allah, bahkan (katakan) : apa yang hanya Allah kehendaki”. (Riwayat Ahmad dinilai sahih oleh al-Albani).


Baginda juga mengingatkan kita:


“Jangan kamu memujiku berlebihan seperti Kristian berlebihan memuji Isa bin Maryam. Aku hanya seorang hamba Allah. Katakanlah: “Hamba Allah dan rasulNya” (al-Bukhari).


Perkara yang kedua, jika rasul itu bersifat dengan sifat ketuhanan atau malaikat, bagaimana mungkin manusia biasa mampu mencontohi mereka, sedangkan mereka dihantar untuk menjadi contoh teladan yang baik kepada manusia. Maka, tiadalah suri teladan dalam makan-minum, perhubungan suami isteri, teladan ketika gembira, ketika sedih, ketika marah, ketika lapar, ketika sakit, ketika ditindas dan berbagai lagi. Ini akan menjadi alasan untuk manusia tidak mencontohi rasul dan menyatakan bahawa kehidupan beragama yang diajar oleh para rasul itu tidak praktikal untuk diamalkan oleh manusia biasa. Alasan mereka kerana ciri-ciri fizikal yang dimiliki oleh para rasul itu tidak sama dengan manusia biasa.



Hingga mukjizat yang diberikan kepada para rasul itu pun bukan muncul dalam setiap keadaan. Dalam banyak keadaan para rasul menghadapi perjuangan mereka dengan segala usaha dan ikhtiar insani dan bertawakkal kepada Allah. Bacalah Surah Yusuf, lihat bagaimana tribulasi yang dihadapi oleh Nabi Ya’kub dan Yusuf. Mereka berusaha keluar daripada ranjau kehidupan itu dengan menerusi proses perjalanan kehidupan seperti mana insan yang lain. Cumanya, kita dapat melihat kesungguhan, tawakkal dan keimanan kepada Allah yang sungguh indah.




Nabi Muhammad s.a.w sendiri pernah dilontar sehingga cedera di Taif, dan cedera dalam peperangan Uhud. Batu-batu yang dilontar di Taif tidak bertukar menjadi tamar, dan pedang yang dihunuskan dalam peperangan menentang baginda tidak pula menjadi roti. Bahkan ada para nabi yang dibunuh oleh Bani Israil. Kesemua itu menutup ruang untuk manusia mengelakkan diri dari mengikuti jejak para nabi atas alasan mereka ‘super power’ atau tidak serupa dengan kita.



Kata al-Syeikh ‘Ali al-Tantawi ketika mengulas sifat-sifat para rasul a.s.:


“Para rasul kesemuanya manusia. Mereka dilahirkan seperti mana dilahirkan manusia, mereka mati seperti mana manusia mati, mereka sakit dan sihat seperti mana manusia sakit dan sihat. Mereka tidak berbeza dengan manusia pada bentuk tubuh badan dan anggota, tidak pada perjalanan darah dan pergerakan jantung. Mereka makan dan minum seperti mana manusia makan dan minum. Tidak pada mereka sedikit pun unsur uluhiyyah (ketuhanan), kerana ketuhanan untuk Allah semata. Namun mereka adalah manusia yang telah diwahyukan kepada mereka” (Ali al-Tantawi, Ta’rif ‘Am bi din al-Islam, m.s. 161, Mesir: Dar al-Wafa).



Lebih daripada itu kita lihat Allah jadikan mukjizat terbesar Nabi Muhammad s.a.w ialah al-Quran. Ini kerana baginda adalah nabi yang terakhir. Al-Quran akan berterusan sehingga Kiamat, sedang mukjizat yang mempunyai kaitan dengan fizikal seseorang tidak akan dapat disaksikan lagi dengan ketiadaannya. Mukjizat tongkat Musa sudah tidak dapat disaksikan lagi. Begitu juga mukjizat Isa menghidupkan orang mati dengan izin Allah sudah tiada lagi.



Namun, ajaiban al-Quran terus disingkap dari zaman ke zaman. Maka, hendaklah para pendakwah dalam menceritakan tentang kerasulan menegaskan tentang ciri keinsanan Nabi Muhammad s.a.w dan kesinambungan mukjizat al-Quran. Fokuslah mukjizat al-Quran yang terus mencerahkan akal dan menegakkan hujah kebenaran. Mukjizat lain, sekadar hanya menjadi riwayat sahaja.

Read more...
Related Posts with Thumbnails

  © Blogger templates Shiny by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP